
Pengukuran route dilakukan sepanjang trase jalan rencana ( route hasil survey reconnaissance ) dengan mengganggap sumbu jalan rencana pada
trase ini sebagai garis kerangka poligon utama. Dengan demikian, sebaiknya yang melakukan pemasangan BM setiap 1 km dan tanda P1 pada route terpilih adalah

Kebutuhan untuk survey topografi
Peralatan
- Alat ukur T2
- Alat ukur T0
- Alat ukur Water Pass
- Kamera

- Formulir data
- Alat tulis
Data Penunjang
- Peta
Personil Inti
- Ahli Teknik Geodesi ( Geodetic Engineer )
Kegiatan pengukuran untuk teknik jalan raya ini sama dengan pengukuran untuk rencana bangunan teknik sipil lainnya yang intinya adalah melakukan pengukuran sudut dan jarak( horizontal ) serta pengukuran beda tinggi (vertikal). Akan tetapi pengukuran untuk rencana teknik jalan raya ini mempertimbangkan jarak yang panjang, sehingga pengaruh bentuk lengkung bumi juga diperhitungkan.